Muntok, Setelah usai pertemuan secara resmi antar ibu Dharmawanita DKP Babel dengan Kabupaten Bangka Barat berlokasi di Bukit Menumbing, Sabtu 28 November 2015, kemudian mereka mulai menapaktilas menyambangi objek sejarah di kota Muntok yang dikenal sebagai lokasi penghasil Lada putih yg bersertifikat internasional.
Didampingi oleh ibu Sekdis Dharmawanita Kabupaten Bangka Barat , perjalanan pertama menuju wisata Batu Balai, hal ikhwal mitos penduduk setempat mengenai Batu Balai perihal anak yang durhaka terhadap orangtua yang kemudian dikutuk menjadi Batu berbentuk Perahu.Hal tersebut memaknai agar anak anak dapat menghormati orangtua, papar Sekdis PKK Kab.Babar.
Perjalanan diteruskan menuju Museum Timah yang didirikan oleh Belanda di tahun 1915, sepanjang menelusuri ruang demi ruang yang berisi mengenai sejarah Bung Karno selama di Pulau Bangka, terdapat replika mengenai timah dari masa awal di Pulau Bangka, jaman penjajahan hingga jaman kemerdekaan menandakan bahwa Kota Mentok memiliki sejarah yang besar, jika digali secara profesional peninggalan sejarah dapat menampilkan Kota Muntok lebih indah dan menarik, ungkap ibu Kristiatmini Sarjulianto.
Kemudian rombongan menuju Rumah Mayor China, menandakan hubungan kekerabatan yang harmonis antara berbagai agama dan suku pada waktu itu terlebih lagi sebagai pusat pemerintahan ibukota kala itu, disini menunjukakan bahwa betapa tinggi nya tingkat toleransi beragama dan bersuku pada jaman itu sehingga dibangun Mesjid dan Kelenteng yang saling berdampingan, ujar ibu Dharmawanita Muntok menjelaskan.
Sebagai persinggahan destinasi terakhir di kota Muntok, para ibu Dharmawanita menuju Petak 15, dimana petak tersebut merupakan rumah peninggalan Belanda yang berjumlah 15 sebagai tempat para bangsawan kala itu, ungkap para ibu Dharmawanita Babar.
Berkenaan dengan waktu yang sudah mulai senja, ibu Dharmawanita memutuskan mampir di petak 15 yang kebetulan di salah satu Petak tersebut menjual minumas es Khas Muntok, ditempat ini untuk kemudian ibu Kristiatmini mengucapkan trimakasih kepada ibu Dharmawanita DKP Babar atas sambutan yang meriah kiranya dari pertemuan antar Dharmawanita DKP ini dapat kita jadikan sebagai momentum menggalakkan daerah Babel sebagai destinasi wisata. (js)