Rencana Zonasi Babel Masuki Babak Awal, DKP Komit Selesaikan RZWP3K

Pangkalpinang - Penyusunan rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (RZWP3K) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memasuki babak awal. Setelah sebelumnya tertunda akibat gagal lelang, hari ini pemenang lelang kegiatan penyusunan PT Madani Multikreasi melakukan presentasi draft laporan pendahuluan penyusunan RZWP3K  di ruang rapat kantor DKP.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, H.Hardi, SH, MH meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk memberikan masukan kepada Tim Teknis. "Draft laporan pendahuluan ini sangat penting untuk dikawal karena merupakan titik tolak untuk pelaksanaan penyusunan RZWP3K  yang nantinya jadi payung hukum zonasi di wilayah Bangka Belitung.

"Saya mohon bantuan saudara terkait dokumen-dokumen pendukung untuk disampaikan kepada tim teknis karena kami dari DKP berkomitmen untuk menyelesaikan RWP3K ini, jangan sampai tertunda lagi, jangan sampai investasi juga menjadi terhambat karena zonasi belum selesai." Imbau Hardi 

Ketua Tim penyusunan RZWP3K, Irza Ridwan mengemukakan dalam presentasinya bahwa  sampai Bulan Juni telah dilakukan pengumpulan data sekunder ."Dari bulan Juni kami sudah berkoordinasi dengan DKP dan memperoleh data sekunder yang nantinya digunakan untuk survey lapangan." Jelas Irza

"Dari pengumpulan data dan informasi mengenai jenis dan lokasi pemanfaatan yang telah ada akan dilakukan pendeteksian lokasi pemanfaatan wilayah laut melalui analisis citra satelit dan akan dikompilasikan dengan data sekunder serta pengamatan dilapangan . Hasil analisis citra satelit ini akan kami gunakan sebagai acuan ground check untuk mengetahui jenis pemanfaatan wilayah laut yang ada serta tutupan lahan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil." Tambah Irza

Ia juga menerangkan pemanfaatan wilayah laut yang diinventarisir meliputi pertambangan, kawasan konservasi, pariwisata, benda muatan kapal tenggelam (BMKT), tambat labuh, rig, floating unit, bangunan perikanan permanen (KJA, seabed), area penangkapan ikan modern dan tradisional, budidaya laut, kabel bawah laut, pipa bawah laut, alur pelayaran serta alur migrasi dan sebagainya.

"Banyak sekali data yang harus dicompile karena terkait dengan kepentingan berbagai sektor, oleh karena itu kami mohon dukungan dan akses data seluas-luasnya untuP3K ini" Imbuh Irza.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hardi menyatakan komitmennya untuk mengawal penyusunan RZWP3K, "Kami siap bekerja keras untuk penyelesaian rencana zonasi ini, bahwa penyelesaian RZWP3K ini adalah tanggung jawab bersama harus selesai supaya jelas  payung hukum untuk semua sektori" Tutupnya

 

 

Sumber: 
Humas
Penulis: 
Mutiah Sahiddin
Fotografer: 
Mutiah Sahiddin
Editor: 
Benrony Amin
Tags: 
Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pulau -Pulau Kecil Bangka Belitung

Berita

02/01/2016 | Humas DKP (js)
818 kali dilihat
20/08/2015 | Humas DKP (js)
713 kali dilihat
12/11/2015 | humas DKP(js)
665 kali dilihat
05/11/2015 | Humas DKP (js)
566 kali dilihat